Posted in story

Pengalaman Rekrutmen ODP BNI 2017

Pengalaman Rekrutmen ODP BNI Surabaya 2017

Hai kawan-kawan jobseeker. Disini aku akan ceritain pengalamanku ikut proses rekrutmen ODP (Officer Develompent Program) BNI 2017 yang proses tesnya berlangsung di kota Surabaya.

Jadi waktu itu aku mendaftar ODP BNI ini lewat website karirnya ITS, karna memang aku fresh graduate ITS jadi sekalian. Sebelum ada panggilan tes dari BNI, aku sudah berencana mau ke job fair UGM, sudah beli tiket PP nya malahan. Sehari sebelum berangkat ke Jogja, eh ada sms dari BNI kalau aku diundang untuk mengikuti tes bahasa inggris di BNI Graha Pangeran Jl Ahmad Yani Surabaya. Bingungnya aku waktu itu, karena sudah beli tiket ke Jogja pula, akhirnya aku memutuskan untuk ikut tes bahasa inggris BNI.

Hari pelaksanaan tes bahasa inggris aku mendapatkan jadwal jam 08.30 (sesi 2). Setelah sampai lokasi, sudah banyak yang datang untuk ikut tes juga tetapi yang sesi 1 belum selesai, jadi harus menunggu dan itu cukup lama (ngaret lah bahasanya). Tes bahasa inggris untuk ODP BNI ini menggunakan TOEIC yang menurut aku lebih mudah dari TOEFL.

Hasil dari tes bahasa inggris akan diumumkan malam hari hari itu juga, jika lolos maka besoknya lanjut psikotes ditempat yang sama. Alhamdulillah aku lolos tes bahasa inggris dan bisa lanjut psikotes besok.

Pada saat psikotes, biasa ngaret lagi sih mulainya. Aku saranin sebelum psikotes kawan-kawan sarapan atau makan dulu, karena psikotes cukup memerlukan tenaga untuk berpikir. Psikotesnya sama seperti psikotes yang banyak digambarkan, yang pasti ada tes koran yang cukup membuat tangan pegal. Saran sih, ngerjain tes koran konsisten aja. Hasil dari psikotes juga diumumkan malam harinya melalui website dari lembaga Experd dan alhamdulillah aku lolos lagi. Besoknya lanjut ke FGD dan Wawancara Psikolog.

Jujur aku takut buat lanjut ke proses selanjutnya, karena aku belum pengalaman. Belajar mengenai BNI sekilaslah. Hari tes FGD nya, kita langsung diberi form sebanyak sekitar 3 lembaran dan langsung diisi. Sembari kita mengisi, ada orang yang memanggil kita untuk masuk ke suatu ruangan untuk melakukan wawancara psikolog atau fgd. Jadi kita dipanggil acak gitu. Waktu itu aku dipanggil untuk wawancara psikolog dulu. Deg-deg an sih. Disana kita ditanya macam-macam seputar kepribadian kita, organisasi, kegiatan, pengalaman kerja, kenapa daftar disini, dan ada yang dikasih pertanyaan seputar apa yang harus kita lakukan bila kita menghadapi situasi tertentu. Setelah selesai wawancara psikolog aku menunggu diluar ruangan dan beberapa saat kemudian aku dipanggil untuk fgd. Saat fgd ini kita dikelompokkan yang terdiri dari 5 orang. Diberi beberapa buah masalah dan kita diibaratkan sebagai seorang supervisor yang harus menyelesaikan masalah dengan berdiskusi. Selama fgd, disana ada psikolog yang tadi mewawancarai kita dan ada seorang lagi yang menjadi pengawas, tapi mereka hanya mengawasi dari pinggir (anggap saja tidak ada).

Setelah selesai proses fgd dan wawancara psikolog, aku kira kita sudah bisa pulang tinggal menunggu hasil saja.Ternyata tiba-tiba kita disuruh jangan pulang dulu, dari pihak BNI ingin melakukan wawancara. Tambah deg-degan. Tapi ternyata wawancaranya hanya sebentar, 5 menitan lah. Ternyata itu seperti wawancara awal gitu, biasanya di proses rekrutmen ODP BNI kota lain wawancara awal dilakukan di awal sebelum tes bahasa inggris. Setelah wawancara awal itu, diberitahu kalau yang ikut proses FGD hari ini lanjut wawancara User dengan jadwal yang sudah ditempel disana.

Selang 2 hari dari fgd, ada sms dari BNI kalau aku diundang untuk wawancara user BNI di tempat yang sama seperti proses sebelumnya. Ternyata proses interviewnya berlangsung sangat lama. Aku kebagian wawancara di akhir-akhir, setelah maghrib aku baru dipanggil. Disana ada 2 orang bapak-bapak yang mewawancarai aku. Awalnya bercanda sih, bahas hal-hal lucu. Lalu lanjut ke wawancara, aku disuruh menyebutkan sukses gagal yang pernah ku alami. Tapi wawancaranya berbeda-beda tergantung pewawancara, karena temanku ada yang biasa saja katanya wawancaranya, ada yang ditanya macam-macam juga.

Setelah wawancara itu, katanya hasilnya akan diberitahu lewat email kurang lebih 2 minggu. Setelah 2 minggu, aku menanti email dari BNI tapi nggak ada. Nanya temenku, ada yang dapet dan ada yang enggak. Yang dapet, besok disuruh Medical Checkup. Yaudah aku udah nggak berharap lagi, karena sudah ada temanku yang medical checkup jadi kuanggap aku nggak lolos. Beberapa hari kemudian, hasil dari medical checkup temenku itu keluar dan hasilnya dia gagal di medical checkup, kukira dia udah pasti lolos karena udah sampai tahap medcek.

Setelah berbulan-bulan lamanya tidak ada kabar dari BNI ini, tiba-tiba ada email dari BNI kalau aku tidak lolos. Ya aku juga sudah bekerja juga.
Yaah.. segini aja ya ceritanya. Thank you.

Posted in story

Pengalaman perpanjangan SIM Luar Kota

Perpanjangan SIM Luar Kota Surabaya

Hai kawan-kawan. Disini aku akan berbagi ceritaku saat memperpanjang sim di kota Surabaya padahal sim ku bukan sim Surabaya.

Jadi sebutannya biasanya perpanjangan sim luar kota atau luar provinsi Surabaya. Jadi sim punyaku itu sim daerah Blora, Jawa Tengah, dan habis tanggal 13 September 2017. Aku bertanya-tanya kepada temanku yang sudah pernah mengurus perpanjangan sim luar kota seperti punyaku ini. Jadi prosedurnya gini, kita bisa ngurus perpanjangan sim luar kota Surabaya di kantor Samsat Colombo di daerah Perak. Jadi, aku ke pergi mengurus sim ke samsat Colombo, namun ternyata aku datang terlalu siang sehingga pendaftarannya sudah tutup. Salah satu pengunjung disana memberitahu kalau mau mengurus perpanjangan sim luar kota juga bisa di bus sim keliling yang ada di Taman Bungkul. Jadi aku hari itu juga menuju Taman Bungkul untuk mencari informasi tentang kelengkapan apa saja yang harus disiapkan.

Jadi gambar diatas adalah data-data yang harus kita persiapkan untuk perpanjangan sim. Nah, dari informasi pak parkir daerah situ, aku besok disuruh datang pagi-pagi sebelum jam setengan 9 kalau mau nggak ketinggalan pendaftaran. Keesokan harinya aku sampai di Taman Bungkul jam 7 pagi. Disana sudah ada beberapa orang untuk mengantri perpanjangan sim (ternyata jam segitu sudah ada yang antri). Bus sim nya datang jam 9 pagi, namun pengunjung dari jam 7 sudah banyak yang datang. Sewaktu busnya hampir berhenti di tempat beroperasinya, ada seseorang yang mengumpulkan persyaratan dari para pengunjung, dan disana diurutkan dari yang memberikan ke dia (seseorang tadi) pertama kali. Jadi, biar gampang aku list saja prosesnya :

  1. Datang pagi (sebelum jam setengah 9 pagi, jam 7 kalau bisa)
  2. Mengumpulkan persyaratan – biar rapi, jadikan satu (pakai amplop kecil saja) (kalau bisa kumpulin secepatnya kalau ada orang yang narikin)
  3. Nanti kita dipanggil oleh petugas, kita disuruh mengisi form dan menunggu panggilan untuk foto
  4. Dipanggil untuk foto dan pengambilan sim
  5. Selesai, sim baru langsung jadi

Nah, itu dia proses perpanjangan sim luar kota Surabaya. Sebenarnya cukup mudah, tapi kita harus sabar menunggu.